Fisik Tak Sempurna, Parjan dan Erni Tetap Semangat Berjualan Roti

asuransi wakaf

Arloji Wanita – Hidup di kota besar memang tak pernah mudah. Terlebih, untuk mereka yang memiliki fisik tak sempurna. Tantangan yang harus dihadapi jadi jauh lebih berat seperti yang dialami Parjan dan Erni yang merupakan sepasang suami istri penjual roti yang miliki fisik tak sempurna. Oleh sebab itu, mereka berdua sangat pas untuk dapat asuransi wakaf Allianz!

asuransi wakaf

Berjualan Roti

Parjan adalah seorang tunanetra yang rela berjalan kaki beberapa kilometer setiap hari untuk menjual roti. Dibantu sang istri yang sama-sama disabilitas, mereka berdua tetap teguh menjalankan aktivitas sehari-hari mereka. Erni sendiri mengalami keterbatasan fisik pada kakinya sehingga membuatnya tak bisa berjalan layaknya orang normal.

Tentu saja, keterbatasan fisik yang dimiliki dua orang ini tak menghambat semangatnya untuk mencari ruang. Setiap hari, mereka berdua berkeliling menjajakan roti di sekitaran Jalan Gejayan, Fakultas MIPA UNY, fakultas peternakan UNY, UGM hingga ke daerah Selokan Mataram.

Dengan menggunakan bantuan tukang ojek yang setiap hari menggantarkannya ke daerah jualan, mereka berdua bisa terus berjuang. Dalam satu hari, biasanya Parjan dan Erni bisa menjual roti hingga 200 buah. Kalau ada pesanan, bisa mencapai 400 buah per harinya. Harga roti yang mereka tawarkan pun tak mahal. Hanya Rp1.500,- per buahnya.

Sempat Menjadi Tukang Pijat dan Pengamen

Sebelum menjadi penjual roti keliling, Parjan dan Erni sebenarnya sempat mencoba usaha lain. Salah satunya adalah menjadi tukang pijat. Ia memulai usaha menjadi tukang pijat di rumah sepupu Erni di Jl. TongkolĀ  No 3, Minomartani. Hanya saja, modal usaha yang dibutuhkan untuk memulai jadi tukang pijat ini cukup besar.

Setidaknya, ia harus mengeluarkan dana sekitar 5 juta untuk keperluan mengontrak rumah, membuat dipan, membeli peralatan pijat dan berbagai keperluan lainnya. Sayangnya, keputusan mereka berdua untuk membuka usaha pijat tidak berjalan lancar. Mereka harus gulung tikar alias bangkrut.

Setelah itu, mereka bingung harus bagaimana. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk mengamen di seputaran Malioboro. Pendapatan yang mereka dapat dari kegiatan ini sebenarnya cukup lumayan. Namun sayangnya, mereka tertangkap beberapa hari setelah lebaran tahun 2015 lalu oleh petugas berwenang.

Mereka akhirnya ditampung di panti untuk gelandangan lebih kurang dua minggu. Tak ingin hal tersebut terulang kembali, akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan pekerjaan yang baik dan halal ketimbang mengamen. Meski harus berhutang untuk modal berjualan roti secara keliling ini, mereka memulai usaha untuk berjualan roti keliling dan bisa maju.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, mereka mampu menjual sekitar 200 buah roti dalam satu harinya. Lama-kelamaan, mereka makin terkenal dan sampai sekarang mereka juga menerima pesanan roti dari tetangga atau langganan mereka. Salah satu yang membuat dagangan mereka cukup laris adalah harganya yang cukup terjangkau.

Asuransi Allianz Wakaf

Dengan kegigihannya, sepasang manusia disabilitas ini jelas sekali patut untuk menerima berkah dari asuransi Allianz wakaf. Asuransi ini bisa memberi mereka banyak manfaat perlindungan seperti santunan asuransi jiwa dasar, asuransi penyakit kritis, asuransi cacat total tetap dan asuransi jiwa untuk si penerima anuegerah Allianz wakaf.

Pantaslah kalau Parjan dan Erni menjadi salah satu penerima anugerah asuransi wakaf dari Allianz. Mereka membutuhkannya untuk mengembangkan usaha dan untuk bertahan hidup. Tentu saja, untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka ke depannya. Untuk Anda yang memberi, jelas bisa dapat manfaat seperti pahala yang terus mengalir selagi dana itu dipakai.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*